Yakuhimo
Alammu dirampas, perutmu melemas. Anak-anak dan jompo meratap.Sehelai daun jatuh mengharap tatap. Seorang menteri datang, lengoskan pandang. Ini bukan kelaparan katanya pada barisan anjing penjaga istana. Cuma keterlambatan bantuan. Seonggok traktor kerontang solar berkata jumawa, salah sendiri tak tanam padi! Tangan bupati meninju pencari berita. Yakuhimo meneteskan airmata di tanah merangas. Tangan kecil seorang bayi mengaisnya. Ia harus siapkan kuburnya sendiri.
-SyamAR: Permata Hijau, 14 Des 05-


kemana uang DAU segitu banyak sementara penduduk sampai kelaparan???
Bodoh koq ndak ilang2..... (Comment this)