Jadarusak
Tidak semua orang menyambut positif aksi demontrasi. Cekmat, teman saya, salah satunya.
Tiap kali diajak berdemonstrasi dia sudah menyiapkan dua alasan penolakan.
Pertama, katanya demonstrasi adalah pekerjaan paling tidak berguna sedunia. Misalnya, aksi kenaikan BBM. Toh, minyak tanah, solar, atau bensin tetap saja tidak bakal batal dimahalkan. Begitu pun dengan demontrasi atas kasus korupsi, demontrasi pencemaran udara oleh kendaraan bermotor. Korupsi tetap jalan terus, bisnis kendaraan bermotor tetap ramai.
Alasan kedua muncul jika Cekmat diajak berdemontrasi mengecam pembalakan hutan, kerusakan lingkungan oleh pertambangan di Papua, Sulawesi Utara, atau Nusa Tenggara. Alasan yang sama juga bisa muncul jika isyu yang didemontrasikan menyangkut penyerangan Amerika Serikat terhadap Afganistan, Irak, Iran, negara-negara di Timur Tengah, maupun negara di Amerika Latin. Menurut Cekmat, ”Jauh dari rumah saya kok!”
Karena alasan kedua ini Cekmat ditengarai mengidap sebuah sindrom. Tepatnya sindrom JADARUSAK. Akronim dari jauh dari rumah saya kok.* * *

